Pendidikan

Alat Musik Tradisional Pikon

Pagi itu, suatu Silimo di lembah Baliem tengah ramai. Orang-orang suku Dani yang tinggal di Silimo itu tengah bergabung serta nikmati indahnya matahari pagi. Kaum hawa yang cukuplah banyak, berkerumun di halaman Silimo melingkari Ayah Yali, sang Kepala Suku. Sedang, golongan prianya ada agak jauh dari kerumunan itu namun masih tetap memerhatikan apa yang akan dikerjakan Ayah Yali.

Alat Musik Tradisional Pikon

Mendadak Ayah Yali keluarkan beberapa kata semacam mantra yang berarti ajakan pada warga Silimo itu untuk berbarengan meningkatkan pujian pada sang Kuasa atas anugerah yang sampai kini telah mereka terima. Mantra yang disampaikan Ayah Yali demikian syahdu terdengar serta atmosfer magis juga merasa di semua Silimo. Semuanya mata serta telinga tertuju pada sang Kepala Suku, menanti instruksi serta mantra apa yang setelah itu disampaikan.

alatmusik.org
Gambar Alat Musik Tradisional Pikon

Sebentar terdiam, Ayah Yali keluarkan suatu dari Noken (tas ciri khas Papua) salah seseorang warganya. Benda itu memiliki ukuran kecil, kira-kira cuma sebesar genggaman sang Kepala Suku. Memiliki bentuk bulat lonjong serta terbuat dari sebilah bambu. Di bagian tengah potongan bambu, ada seutas tali yang dipasang kencang serta terikat pada sepotong lidi penggetar. Hal tersebut ditujukan supaya pada saat lidi sisi pangkal ditarik, potongan penggetar akan bergetar serta pada akhirnya akan keluarkan nada. Benda itu ialah alat musik Pikon, alat musik tradisionil asli Papua.

Alat Musik Tradisional Pikon

Pikon sebetulnya datang dari kata Pikonane, serta dalam bhs Baliem bermakna alat musik bunyi. Pikon adalah alat musik tradisionil ciri khas suku Dani yang umum dimainkan oleh golongan pria. Umumnya mereka mainkan alat ini sembari beristirahat sesudah capek bekerja sepanjang hari atau waktu bersantai di honai. Nada yang dibuat oleh Pikon sebetulnya tidak merdu, malah condong sumbang. Hal tersebut lumrah karena sebelumnya, Pikon dibikin cuma untuk penghilang capek hingga nada yang dibuat juga lebih serupa nada kicau burung yang tidak bernada. Akan tetapi, bersamaan mengembangnya zaman, sekarang nada yang dibuat oleh Pikon mulai bisa terdengar menjadi suara do, mi serta sol.

Pikon ialah alat musik yang cukuplah khusus. Tidak sembarang orang bisa mainkan alat ini karena langkah memainkannya yang cukuplah rumit. Tetapi, kerumitannya berikut yang bikin Pikon jadi otentik serta istimewa. Bahkan juga, tidak kebanyakan orang Indonesia tahu bila terdapat alat musik ciri khas Papua yang bernama Pikon.

Nada yang dibuat oleh alat musik Pikon sebetulnya tidak merdu, malah condong sumbang. Hal itu lumrah karena sebelumnya, alat musik Pikon ini dibikin cuma untuk penghilang rasa capek hingga nada yang dibuat juga lebih serupa dengan nada kicau burung yang tidak bernada. Walau bagaimanapun, bersamaan dengan mengembangnya jaman, sekarang ini nada yang dibuat oleh Pikon mulai dapat terdengar menjadi suara do, mi serta sol.

Pikon ialah alat musik yang cukuplah khusus. Tidak sembarang orang yang bisa mainkan alat ini, karena langkah mainkan alat musik ini cukuplah rumit. Tetapi, kerumitannya berikut yang bikin alat musik Pikon jadi otentik serta istimewa. Bahkan juga, tidak kebanyakan orang di Indonesia tahu bila terdapat alat musik ciri khas Papua yang bernama Pikon ini.

sumber : alatmusik.org

Show More
Close