Pendidikan

Kucing Ekor Pendek

Saat tengah iseng menjelajahi internet mencari berita mengenai kucing, saya temukan satu hal yang begitu menarik. Yakni jumlahnya expat (orang asing yang bekerja di Indonesia) yang kaget lihat kucing-kucing berbuntut pendek serta bengkok di negeri kita ini.

Kucing Ekor Pendek

Walau sebenarnya buat kita, kucing berbuntut pendek, bengkok, atau bahkan juga tidak berbuntut ; adalah suatu panorama umum yang begitu kerap kita lihat, terpenting pada kucing-kucing “kampung. ”

Selidik miliki selidik, nyatanya kucing-kucing berbuntut pendek, bengkok, atau tidak berbuntut, memang begitu jarang diketemukan di negara asal expat-expat barusan (yang umumnya datang dari Benua Amerika serta Eropa).

Oleh karenanya juga, kucing-kucing yang mempunyai ekor unik ini, seperti kucing type Manx serta Bobtail, kerap mereka kira menjadi kucing eksotis.

Keheranan expat-expat ini juga berbuntut ke pertanyaan-pertanyaan mengenai permasalahan kesehatan serta tingkah laku si kucing berbuntut “eksotis. ” Pertanyaan-pertanyaan beberapa expat barusan sendiri cukuplah dapat diterima akal, karena ekor kucing sendiri mempunyai banyak manfaat. Diantaranya, merupakan untuk berkomunikasi.

maniakucing.com
Gambar Kucing Ekor Pendek

Jadi adakah yang salah dengan kucing-kucing kita?

Mengerti kucing berbuntut pendek
Pada intinya, ekor kucing jadi pendek, bengkok, atau bahkan juga tidak berbuntut ; dapat muncul karena dikarenakan oleh aspek mutasi gen. Serta mutasi gen ini dapat di turunkan ke generasi selanjutnya, yang dalam periode waktu cukuplah panjang, dapat membuat sekumpulan kucing jadi unik serta digolongkan jadi satu type spesifik.

Perihal ini pula yang berlangsung pada kucing type Manx serta Japanese Bobtail, yang diketahui mempunyai ekor yang begitu pendek, bengkok, atau bahkan juga tidak berbuntut.

Kucing Ekor Pendek

Menariknya, mutasi gen yang membuat kucing mempunyai ekor unik ini cukuplah menguasai pada kucing-kucing dari Asia, terpenting pada kucing-kucing yang tidak dikenali macamnya, yang kerap kita satukan jadi “kucing kampung. ”

Jadi kejadian kucing berbuntut “aneh” ini tidak cuma menguasai berlangsung di Indonesia, tetapi banyak juga berlangsung di beberapa negara, di belahan Benua Asia.

Bahkan juga, bila lihat histori, mutasi gen yang membuat kucing mempunyai ekor yang unik ini telah diketemukan di Asia semenjak era ke-6. Hingga tidaklah heran bila pada era ke-21 saat ini, jumlahnya populasi kucing berbuntut unik ini telah sangat banyak.

So yeah… for foreigners out there, our short-tailed, kinked-tailed, and tailless cats do not exist because we cut off their tail (seriously, stop thinking about that!). They are actually born naturally with those conditions.

Apa kondisi ekornya akan mengakibatkan permasalahan?
Faktanya, ekor kucing memang mempunyai banyak manfaat, diantaranya membuat kucing mempunyai kelincahan serta kesetimbangan yang mengagumkan.

Walau demikian, pada kucing yang berbuntut pendek, bengkok, atau tidak berbuntut juga, tidak diketemukan ada permasalahan pada kelincahan serta kesetimbangan mereka. Mereka masih dapat hidup dengan normal seperti kucing yang lain.

Menjadi perbandingan, lihat saja kucing yang awalannya mempunyai ekor, akan tetapi karena kecelakaan, mereka kehilangan ekornya, yang lalu dapat beradaptasi serta hidup dengan normal tanpa ekor.

Ditambah lagi bila kondisi ini berlangsung pada kucing-kucing yang semenjak lahir telah mempunyai ekor yang pendek, bengkok, atau tidak berbuntut. Pasti mereka bisa dengan sangat baik lagi sesuaikan kondisi mereka supaya bisa begitu gesit serta mempunyai kesetimbangan yang begitu baik.

Serta butuh diingat! Peranan ekor merupakan alat bantu untuk bikin kucing mempunyai kesetimbangan yang mengagumkan, serta bukannya argumen utama kenapa kucing mempunyai kelincahan serta kesetimbangan yang hebat itu.

Bagaimana dengan potensi komunikasinya?
Sama dengan manfaat ekor untuk kelincahan serta keseimbangannya, dalam soal komunikasi juga ekor kucing cuma bertindak menjadi alat bantu. Terdapat beberapa langkah lainnya yang mereka pakai untuk berkomunikasi, dari mulai tempat badan, tatapan mata, pergerakan badan, dan sebagainya.

Jadi kucing yang berbuntut pendek, bengkok, serta tidak berbuntut akan masih bisa berkomunikasi dengan baik tanpa permasalahan serta kesusahan apa pun.

Ekor mereka cuma “bonus” untuk kita manusia, supaya kita bisa memahami mereka lebih ringan apakah yang mereka rasakan.

Apa kamu miliki kucing berbuntut pendek, bengkok, atau tidak berbuntut? Apakah unikmu pelihara mereka?

sumber : maniakucing.com

Show More
Close