BisnisBusiness

Arti Literasi Keuangan Menurut Muamala

A. Apa itu Literasi Keuangan?

Literasi keuangan adalah pendidikan dan pemahaman tentang keuangan termasuk topik yang berkaitan dengan mengelola keuangan pribadi, uang, dan investasi. Topik ini berfokus pada kemampuan untuk mengelola masalah keuangan pribadi secara efisien, serta mencakup pengetahuan membuat keputusan yang tepat tentang keuangan pribadi seperti investasi, asuransi, real estat, membayar biaya kuliah, anggaran, pensiun dan perencanaan pajak.

B. Bagian-bagian dari Literasi keuangan Menurut Muamala Net

Literasi keuangan juga melibatkan kemahiran prinsip-prinsip dan konsep-konsep keuangan seperti perencanaan keuangan, bunga majemuk , pengelolaan utang, teknik tabungan yang menguntungkan, dan nilai waktu uang . Kurangnya literasi keuangan dapat menyebabkan membuat pilihan keuangan yang buruk yang dapat memiliki konsekuensi negatif pada kesejahteraan finansial seseorang. Konsekuensinya, pemerintah federal membentuk Komisi Literasi Keuangan dan Pendidikan, yang menyediakan sumber daya bagi orang-orang yang ingin belajar lebih banyak tentang literasi keuangan.

Langkah-langkah utama untuk mencapai literasi keuangan termasuk mempelajari keterampilan untuk membuat anggaran, kemampuan untuk melacak pengeluaran, mempelajari teknik-teknik untuk melunasi hutang dan secara efektif merencanakan pensiun. Langkah-langkah ini juga dapat mencakup konseling dari pakar keuangan. Pendidikan tentang topik tersebut melibatkan pemahaman tentang bagaimana uang bekerja, menciptakan dan mencapai tujuan keuangan dan mengelola tantangan keuangan internal dan eksternal.

C. Urgensi Pendidikan Literasi Keuangan di Indonesia

Muamala Net
Muamala Net

Literasi keuangan membantu individu menjadi mandiri sehingga mereka dapat mencapai stabilitas keuangan. Mereka yang memahami subjek harus dapat menjawab beberapa pertanyaan tentang pembelian, seperti apakah suatu barang diperlukan, apakah barang itu terjangkau, dan apakah itu aset atau liabilitas.

Bidang ini menunjukkan perilaku dan sikap yang dimiliki seseorang tentang uang yang diterapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Literasi keuangan menunjukkan bagaimana seorang individu membuat keputusan keuangan. Keterampilan ini dapat membantu seseorang mengembangkan peta jalan keuangan untuk mengidentifikasi apa yang ia hasilkan, apa yang ia belanjakan, dan apa yang menjadi kewajibannya. Topik ini juga mempengaruhi pemilik usaha kecil, yang sangat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan stabilitas.

Buta finansial mempengaruhi semua usia dan semua tingkat sosial ekonomi. Buta keuangan menyebabkan banyak orang menjadi korban pinjaman predator, hipotek subprime, penipuan dan tingkat bunga yang tinggi, berpotensi mengakibatkan kredit macet, kebangkrutan, atau penyitaan.

Kurangnya literasi keuangan dapat menyebabkan hutang dalam jumlah besar dan membuat keputusan keuangan yang buruk. Sebagai contoh, keuntungan atau kerugian dari suku bunga tetap dan variabel adalah konsep yang lebih mudah dipahami dan membuat keputusan berdasarkan informasi jika Anda memiliki keterampilan literasi keuangan. Berdasarkan data penelitian oleh Otoritas Jasa Keuangan, 63% orang di Amerika buta secara finansial. Mereka tidak memiliki keterampilan dasar untuk merekonsiliasi rekening bank mereka, membayar tagihan mereka tepat waktu, melunasi hutang dan merencanakan masa depan.

Untuk banyak tips literasi keuangan lainnya silahkan kunjungi di https://muamala.net/

Tags
Show More
Close